SENTANI, JAYAPURA | SUARACYCLOPS.COM – Kepala Suku Imeamfa, Syors H. Ondi, SE, mengajak generasi muda dan masyarakat adat untuk terlibat aktif menjaga kelestarian lingkungan serta sumber air di kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Lintas Alam di wilayah adat Kampung Sereh, Kabupaten Jayapura, Sabtu (31/10).
Ondi, yang juga menjabat sebagai Direktur Umum PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), mengatakan kegiatan lintas alam tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda penting agar mereka mengenal kondisi alam di wilayah adatnya secara langsung sekaligus memahami ancaman terhadap kelestarian hutan dan sumber mata air.
“Melalui kegiatan lintas alam ini, kita tidak hanya berbicara tentang kompetisi, tetapi melihat secara langsung kondisi alam dan lingkungan di wilayah adat kita. Harapannya, muncul pemikiran, strategi, dan langkah nyata untuk menjaga serta melestarikan alam,” ujar Ondi.
Ia menjelaskan, kegiatan lintas alam pernah menjadi bagian dari aktivitas generasi sebelumnya. Karena itu, pelaksanaan kegiatan serupa di Kampung Sereh diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat mencintai alam sekaligus mendorong keterlibatan pemuda dalam menjaga lingkungan.
Penurunan Debit Air Jadi Perhatian
Selain pelestarian hutan, penurunan debit air pada sejumlah sumber mata air menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) memberikan edukasi mengenai proses penyediaan air bersih, mulai dari pengambilan air dari sumber mata air, pengolahan di Instalasi Pengolahan Air (IPA), penampungan di reservoir, hingga pendistribusian kepada masyarakat.
Penurunan debit air berpotensi mengganggu ketersediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura. Sementara itu, pengoperasian sumber air alternatif membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Kondisi tersebut dinilai membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat adat, pemerintah kampung, dan generasi muda, untuk menjaga kawasan hutan sebagai bagian penting dari keberlangsungan sumber air.
Ondi menilai, upaya pelestarian lingkungan perlu disertai edukasi dan tindakan nyata. Salah satunya melalui kegiatan lintas alam yang dapat dimanfaatkan untuk mengamati dan mendokumentasikan kondisi lingkungan di lapangan.
Hasil dokumentasi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi dan dasar pembahasan bersama dalam merumuskan langkah perlindungan hutan serta sumber mata air di wilayah adat Kampung Sereh.
Ajak Masyarakat Jaga Warisan Alam
Ondi menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau kelompok tertentu.
“Alam ini bukan hanya untuk kita nikmati hari ini, tetapi juga merupakan warisan bagi anak cucu dan generasi yang akan datang. Karena itu, menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan lomba lintas alam dapat menjadi awal gerakan bersama untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kelestarian Pegunungan Cycloop, khususnya hutan dan sumber air yang menopang kehidupan warga.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada perlombaan, tetapi berlanjut menjadi aksi nyata dalam menjaga lingkungan dan memastikan sumber daya alam tetap tersedia bagi generasi mendatang. (DanTop)
0 Komentar