SENTANI, JAYAPURA | SUARACYCLOPS.COM – Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Sentani, Origenes Kaway, meminta agar persoalan hukum yang melibatkan Fraulin Sokoy terkait video yang beredar di media sosial disikapi secara bijaksana dan diupayakan penyelesaiannya secara kekeluargaan.
Origenes menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai di salah satu warung di Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (26/10). Dalam wawancara itu, ia didampingi Sekretaris Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Eliab Ongge.
Menurut Origenes, video Pauline Sokoy perlu dilihat dalam konteks keresahan masyarakat adat mengenai hak atas tanah dan pengelolaan wilayah adat. Ia menilai, penyampaian pendapat oleh masyarakat merupakan hal yang wajar dan seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi pejabat publik.
“Sebagai pemimpin, jangan hanya menerima hal-hal yang baik. Kritik yang tidak menyenangkan juga perlu diterima untuk mengevaluasi diri dan melihat kondisi masyarakat,” ujarnya.
DAS Sentani Siap Berikan Pendampingan
Origenes mengatakan, pihaknya telah menerima permintaan pendampingan dari Pauline Sokoy. Dewan Adat Suku Sentani, kata dia, siap memberikan bantuan melalui tim advokasi yang bersedia menangani persoalan tersebut.
Ia menjelaskan, pendampingan itu bertujuan memastikan persoalan yang sedang berjalan dapat ditangani dengan baik. Ia juga berharap proses hukum yang berlangsung tidak menutup peluang penyelesaian melalui dialog dan pendekatan kekeluargaan.
“Kami dari Dewan Adat Suku Sentani siap mendampingi. Harapan kami, persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan sehingga semua pihak dapat menerima hasilnya dengan baik,” katanya.
Meski demikian, Origenes tidak ingin persoalan tersebut dipandang hanya dari satu sisi. Menurutnya, perlu ada ruang bagi masyarakat adat untuk menyampaikan keresahan, terutama jika berkaitan dengan tanah yang menjadi sumber kehidupan mereka.
Soroti Hak Masyarakat Adat atas Tanah
Dalam wawancara tersebut, Origenes juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan masyarakat adat sebelum pengambilan keputusan atau pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan wilayah adat.
Ia menegaskan bahwa tanah memiliki arti penting bagi masyarakat adat Sentani karena berkaitan dengan kehidupan, identitas, dan masa depan generasi berikutnya.
Menurutnya, masyarakat adat perlu mendapatkan penjelasan yang terbuka mengenai status tanah, proses pengambilan keputusan, serta kesepakatan yang dibuat dalam pemanfaatan wilayah mereka.
Origenes turut menyinggung sejumlah persoalan pemanfaatan lahan di Papua, termasuk yang menurutnya terjadi di wilayah Doyo. Ia menyebut adanya kekhawatiran masyarakat adat mengenai perubahan luas lahan dan perjanjian yang belum sepenuhnya diketahui masyarakat.
Namun, rincian mengenai status lahan, luas wilayah, serta isi perjanjian yang disinggung tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Minta Pemerintah dan Kepolisian Bersikap Bijaksana
Origenes meminta Bupati Jayapura dan pihak kepolisian agar melihat persoalan Fraulin Sokoy secara menyeluruh, termasuk latar belakang keresahan yang disampaikan melalui media sosial.
Ia menilai, penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat yang perlu dihormati. Karena itu, ia berharap persoalan tersebut tidak hanya dilihat dari sisi dugaan pelanggaran hukum, tetapi juga dari persoalan yang melatarbelakangi munculnya pernyataan tersebut.
Ia juga mengusulkan agar pemerintah mempertemukan masyarakat adat dari wilayah yang terdampak rencana pemanfaatan lahan dengan pihak-pihak terkait untuk berdialog secara terbuka.
“Kalau bisa, kumpulkan masyarakat adat dari wilayah yang akan dikerjakan, lalu duduk bersama dan bicara. Dengan begitu, persoalan bisa dibicarakan dan dicari penyelesaiannya bersama,” ujarnya.
Origenes menambahkan, dialog diperlukan agar masyarakat memperoleh penjelasan yang jelas dan pemerintah dapat memahami persoalan yang dihadapi masyarakat adat.
Ia berharap semua pihak mengedepankan komunikasi, keterbukaan, dan penghormatan terhadap hak masyarakat adat dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Adapun perkembangan proses hukum terhadap Fraulin Sokoy dan tanggapan dari pihak yang melaporkan maupun kepolisian masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. (DanTop)
0 Komentar