SENTANI, JAYAPURA | SUARACYCLOPS.COM – Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Sentani, Origenes Kaway, mengajak seluruh lembaga adat di Kabupaten Jayapura untuk memperkuat persatuan dan membangun kolaborasi dalam mendukung pengusaha asli Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura.
Ajakan tersebut disampaikan Origenes Kaway dalam sambutannya pada acara Pelantikan Badan Pengurus Forum Pengusaha Asli Khenambay Umbay, yang berlangsung di Helebhey Obhe, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Kamis (15/10).
Menurut Origenes, persatuan antarlembaga adat menjadi hal penting agar masyarakat adat memiliki kekuatan bersama dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat serta mendorong pertumbuhan ekonomi orang asli Papua.
Ia menegaskan, seluruh lembaga adat perlu saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Untuk itu, pendataan pengurus dan kelembagaan secara resmi dinilai penting agar koordinasi dan kerja sama dapat berjalan lebih baik.
“Kalau kita semua bersatu dan berkolaborasi, saya percaya kita pasti kuat dan bisa berhasil,” ujarnya.
Origenes juga mengusulkan agar seluruh lembaga adat yang ada di Kabupaten Jayapura duduk bersama untuk membicarakan langkah nyata dalam memperkuat kerja sama. Ia menyebut Dewan Adat Suku (DAS) yang ada di Kabupaten Jayapura sebagai bagian penting dari upaya membangun kebersamaan tersebut.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik diperlukan agar perbedaan pandangan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Pengusaha Asli Papua Perlu Mendapat Ruang
Dalam kesempatan itu, Origenes turut menyoroti pentingnya memberikan ruang bagi pengusaha asli Papua untuk berkembang di atas tanah leluhur mereka sendiri.
Ia menilai, masyarakat adat tidak cukup hanya memiliki tanah, tetapi juga harus mempunyai kesempatan untuk membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Karena itu, ia berharap pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, dapat membangun komunikasi yang terbuka dengan lembaga adat dan para pengusaha asli Papua.
Origenes juga mendorong pemerintah agar memperhatikan kebutuhan para pengusaha lokal, termasuk dukungan fasilitas dan tempat kerja yang dapat menunjang kegiatan usaha mereka.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga adat, dan pengusaha asli Papua perlu diwujudkan melalui langkah nyata, bukan hanya sebatas pembicaraan.
“Jangan hanya bangga karena kita memiliki tanah, tetapi kita juga harus mempunyai kemampuan untuk membangun usaha dan menikmati hasil pembangunan di atas tanah sendiri,” tegasnya.
Persoalan Tanah Harus Disikapi Bersama
Origenes juga menyinggung persoalan tanah adat yang masih menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Jayapura. Ia mengingatkan agar masyarakat adat tidak serta-merta disalahkan dalam setiap persoalan yang berkaitan dengan tanah.
Menurutnya, persoalan tanah perlu dibahas secara terbuka dengan melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat pemilik hak ulayat.
Ia berharap seluruh pihak dapat mengutamakan dialog dan mencari jalan keluar bersama sehingga persoalan tanah tidak menghambat pembangunan maupun menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Origenes menegaskan bahwa masyarakat adat memiliki hak yang harus dihormati. Oleh karena itu, pembangunan di Kabupaten Jayapura perlu memperhatikan kepentingan masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat.
Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak mempersulit proses yang berkaitan dengan pengembangan usaha masyarakat lokal, sehingga pengusaha asli Papua memiliki kesempatan yang lebih luas untuk maju.
DAS Sentani Siap Mendukung Perjuangan Bersama
Menutup sambutannya, Origenes menyampaikan dukungan kepada pengurus Forum Pengusaha Asli Khena Mbay Umbay yang baru dilantik. Ia berharap forum tersebut menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan dan memperjuangkan kemajuan pengusaha asli Papua.
Ia juga menyatakan kesiapan untuk mendukung langkah-langkah positif yang dilakukan bersama lembaga adat dan para pengusaha, sepanjang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan membutuhkan persatuan, keberanian, dan kesediaan untuk belajar dari pengalaman. Kegagalan, kata dia, tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berjuang, tetapi harus dijadikan pelajaran untuk memperbaiki langkah ke depan.
Origenes berharap pelantikan pengurus forum ini menjadi awal yang baik untuk membangun kerja sama yang lebih kuat antara lembaga adat, pemerintah, dan pengusaha asli Papua di Kabupaten Jayapura.
“Kalau kita bersatu, duduk bersama, dan berjalan bersama, saya percaya ke depan kita bisa berhasil. Jangan mundur ketika menghadapi kegagalan, karena pengalaman akan membuat kita semakin kuat,” tutupnya. (DanTop)
0 Komentar