Jelang Sumpah Pemuda, Tokoh Adat dan Generasi Muda Pegunungan Bintang Serukan Perdamaian

Jelang Sumpah Pemuda, Kepala Suku dan Pemuda Pegunungan Bintang teguhkan komitmen jaga persatuan dan kedamaian di Tanah Papua. Sabtu, 24/10/2026 (Foto; HP)



OKSIBIL | SUARACYKLOPS.COM — Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026, sejumlah kepala suku bersama pemuda di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, menegaskan komitmen untuk menjaga persatuan, merawat perdamaian, serta membangun kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan, dan Membangun Kampung Damai” yang berlangsung di Gedung Guest House, Oksibil, Sabtu (24/10).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi para tokoh adat dan generasi muda untuk memperkuat kebersamaan, menghormati nilai-nilai adat, serta menolak berbagai bentuk kekerasan dan provokasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat.

Kepala Suku Okbi Okbab, Yosef Mimim, menyampaikan harapannya agar generasi muda, khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang, terus menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan mencegah munculnya konflik di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh provokasi maupun informasi yang berpotensi memecah belah persaudaraan.

Karena itu, peran kepala suku, tokoh adat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan sangat dibutuhkan untuk membimbing pemuda agar tetap mengedepankan sikap damai dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemuda Didorong Jadi Penggerak Perdamaian

Selain menjaga keamanan, para kepala suku juga mendorong agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai distrik dan kampung di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Pembangunan yang berjalan dengan baik diharapkan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan memperbaiki kualitas hidup.

Dukungan terhadap pembangunan juga perlu disertai dengan upaya menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta membangun komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah.

Para kepala suku berharap generasi muda dapat mengambil bagian dalam proses pembangunan daerah dengan mengembangkan kegiatan positif dan menjaga hubungan baik antarsesama.

Pemuda juga diharapkan mampu menjadi penggerak perdamaian, baik di lingkungan keluarga, kampung, maupun dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

Deklarasi Komitmen Pemuda Papua

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, para pemuda membacakan deklarasi komitmen Pemuda Papua Damai yang disaksikan oleh kepala suku dan tokoh masyarakat.

Deklarasi ini memuat sejumlah komitmen kebangsaan, di antaranya setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menolak kekerasan dan provokasi yang dapat mengancam kedamaian di Tanah Papua.

Melalui deklarasi tersebut, para pemuda juga menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan, menghormati adat dan budaya Papua, menjunjung tinggi toleransi, serta mempererat persaudaraan antargenerasi.

Pesan yang disampaikan dalam kegiatan ini menegaskan bahwa menjaga perdamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan, melainkan juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menjaga Adat dan Memperkuat Persaudaraan

Dalam rangkaian kegiatan, para peserta juga mengikuti penyampaian pesan kebangsaan oleh tokoh adat, pembacaan teks Sumpah Pemuda, serta ajakan untuk mengamalkan semangat persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai adat menjadi salah satu landasan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Dengan menghormati adat, menjaga komunikasi, dan memperkuat rasa persaudaraan, masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan perbedaan secara bijaksana tanpa menggunakan kekerasan.

Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa semangat persatuan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari menjaga keamanan lingkungan hingga mendukung pembangunan kampung.

Generasi muda Pegunungan Bintang diharapkan terus mengambil peran dalam menjaga warisan adat, memperkuat persaudaraan, serta membangun kampung yang aman, damai, dan sejahtera.

Semangat “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan, dan Membangun Kampung Damai” diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi komitmen bersama dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Papua. (DanTop)

Posting Komentar

0 Komentar