Ketua Dewan Adat Mamta-Tabi YW, Apresiasi Kerja Panitia Sukseskan Konferensi III

Sambutan Ketua Dewan Adat Wilayah MAMTA-TABI. Yakonias Wabrar. Rabu, 7/10/2026 (Foto; Dani)


SENTANI — Ketua Dewan Adat Wilayah Mamta-Tabi, Yakonias Wabrar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pemuda adat dan pihak-pihak yang telah bekerja keras sehingga Konferensi III Masyarakat Adat dan Konferensi I Pemuda Adat Wilayah Mamta-Tabi dapat terlaksana.

Hal tersebut disampaikan Yakonias Wabrar dalam sambutannya pada pembukaan konferensi yang berlangsung di Hotel Suni Garden Lake Sentani, Kelurahan Sentani Kota, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (7/10).

Yakonias mengatakan, pelaksanaan konferensi tersebut merupakan bagian dari proses penting dalam perjalanan kelembagaan Dewan Adat Wilayah Mamta-Tabi.

Ia mengungkapkan, dirinya sebelumnya pernah menjalankan tugas sebagai pimpinan kepala daerah pada periode 2019 hingga 2021. Setelah masa tugas tersebut berakhir, dirinya kemudian mengikuti proses pemilihan dan dipercaya menjadi Ketua Dewan Adat Wilayah Mamta-Tabi.

Menurut Yakonias, masa kepemimpinannya sebagai Ketua Dewan Adat Wilayah Mamta-Tabi juga akan segera berakhir. Karena itu, konferensi yang dilaksanakan saat ini menjadi bagian penting dalam proses keberlanjutan kepemimpinan dan kelembagaan adat di wilayah Mamta-Tabi.

“Besok masa jabatan kami berakhir tanggal 29. Hari ini kita melaksanakan konferensi dan puji Tuhan proses ini bisa berjalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yakonias menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan konferensi.

Ia secara khusus mengapresiasi kerja panitia dan anak-anak muda yang menurutnya telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan kegiatan tersebut.

“Kesempatan ini saya mau menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak. Proses ini bisa berjalan karena anak-anak muda yang bekerja siang dan malam,” katanya.

Yakonias menilai keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi dan kehidupan masyarakat adat di wilayah Mamta-Tabi.

Menurutnya, semangat dan kerja keras pemuda perlu terus diberikan ruang agar mereka dapat mengambil bagian dalam proses pembangunan serta penguatan kelembagaan adat.

Ia berharap konferensi tersebut dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat adat dan pemuda adat di wilayah Mamta-Tabi.

“Puji Tuhan, hari ini kita bisa melaksanakan konferensi. Saya berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.

Konferensi III Masyarakat Adat dan Konferensi I Pemuda Adat Wilayah Mamta-Tabi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat adat dan pemuda untuk berkumpul, berdiskusi, serta membahas keberlanjutan kelembagaan adat dan peran generasi muda di Tanah Papua. (DanTop)

Posting Komentar

0 Komentar