Dr. John Manangsang Wally: Papua Adalah Ruang Hidup yang Harus Dijaga

Dr. John Manangsang Wally, saat menyampaikan materi kepada peserta Konferensi III Masyarakat Adat Pemuda I di Wilayah Mamta-Tabi, Hotel Suny Garden Lake Sentani. Kamis, 8/2026 (Foto; JMW)



SENTANI, JAYAPURA | SUARACYCLOPS.COM — Persoalan tanah, air, lingkungan, dan kehidupan masyarakat Papua menjadi bagian penting dalam materi yang disampaikan Dr. John Manangsang Wally selaku Ketua DPD HNSI Papua, pada Konferensi III Masyarakat Adat Pemuda I di Wilayah Mamta-Tabi, Kamis (8/10).

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Suny Garden Lake Sentani, Kelurahan Sentani Kota, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Dalam pemaparannya, Dr. John mengangkat tema besar tentang Papua sebagai ruang hidup baru untuk Indonesia Emas 2045. Materi yang ditampilkan melalui presentasi menyoroti hubungan antara kehidupan masyarakat dengan daratan, perairan serta wilayah pesisir Papua.

Pesan utama yang terlihat dari materi tersebut adalah bahwa Papua tidak hanya dipandang sebagai wilayah yang memiliki sumber daya alam, tetapi juga sebagai ruang hidup masyarakat yang harus dijaga keberlanjutannya.

Papua memiliki daratan, hutan, sungai, dan wilayah pesisir yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Karena itu, pembangunan dan pemanfaatan sumber daya alam perlu memperhatikan keberadaan masyarakat serta lingkungan yang menjadi tempat mereka hidup.

Dalam konteks tersebut, generasi muda masyarakat adat dinilai memiliki peran penting. Mereka tidak hanya menjadi penerus budaya, tetapi juga perlu memahami bagaimana menjaga tanah, lingkungan dan sumber daya alam agar tetap dapat memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.

Materi yang disampaikan juga menggambarkan Papua dari sisi wilayah daratan hingga kawasan perairan. Hal ini menunjukkan bahwa pembahasan mengenai masa depan Papua tidak dapat dipisahkan dari persoalan lingkungan dan kehidupan masyarakat yang berada di dalamnya.

Konferensi III Masyarakat Adat Pemuda I Wilayah Mamta-Tabi sendiri menjadi ruang pertemuan bagi pemuda untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan masyarakat adat dan masa depan Papua.

Melalui forum seperti ini, pemuda adat diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menyampaikan gagasan dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Bagi masyarakat Papua, tanah dan lingkungan bukan sekadar tempat berdiri atau sumber ekonomi. Keduanya merupakan bagian dari kehidupan yang berkaitan erat dengan identitas, budaya dan keberlangsungan generasi. Karena itu, pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 juga perlu memastikan Papua tetap menjadi ruang hidup yang aman, sehat dan berkelanjutan bagi masyarakatnya.

Catatan redaksi: Naskah di atas saya susun berdasarkan isi visual video yang Anda kirim. Karena rekaman berdurasi sekitar 18 detik dan suara pemateri tidak dapat saya transkripsikan secara penuh, saya sengaja tidak memasukkan kutipan langsung atau pernyataan yang tidak terdengar jelas, agar berita tetap akurat dan tidak mengarang ucapan Dr. John. (DanTop)

Posting Komentar

0 Komentar