SENTANI, JAYAPURA | SUARACYCLOPS.COM – Sebanyak 39 rumah warga di Kampung Kirimu, Distrik Okbab, dan Kampung Kolgir, Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, hangus terbakar pada Sabtu (5/9/2026).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda, sementara lebih dari 200 anak kehilangan seragam sekolah serta perlengkapan belajar.
Kepala Distrik Okbab, Rossa R. Mallo, S.Kep., M.K.M., mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 hingga 13.30 WIT saat sebagian besar warga sedang berada di kebun.
Api diduga berasal dari dapur salah satu rumah yang masih menyala. Angin kencang serta jarak rumah yang berdekatan membuat api cepat merambat ke rumah lainnya.
“Korban jiwa tidak ada, tetapi kerugian material masyarakat sangat banyak,” kata Mallo di Sentani, Sabtu (12/9).
Menurutnya, warga kehilangan pakaian, perlengkapan tidur, peralatan dapur serta kebutuhan rumah tangga lainnya.
Lebih dari 200 anak juga terdampak karena seragam sekolah, buku dan alat tulis mereka ikut terbakar.
Saat ini, sebagian warga bertahan di tempat tinggal sementara menggunakan tenda dan terpal. Pemerintah telah mendirikan posko bantuan di Kampung Kirimu serta membangun lima tempat tinggal sementara.
Sekitar 100 siswa SMP dan SMA Negeri Borme juga ikut membantu pembangunan rumah darurat bagi warga terdampak.
Mallo mengatakan masyarakat masih sangat membutuhkan bantuan berupa bahan makanan, pakaian, selimut, peralatan dapur, seragam sekolah, alat tulis, obat-obatan serta bahan bangunan seperti seng, paku dan martil.
“Yang paling penting sekarang kami membutuhkan seng, paku dan martil untuk mendirikan rumah sementara agar masyarakat bisa tinggal lebih layak,” ujarnya.
Pemerintah juga mengupayakan pengiriman sekitar tiga ton bahan makanan. Sekitar satu ton telah tiba di lokasi, sementara dua ton lainnya masih menunggu penerbangan.
Mallo berharap pemerintah, gereja, organisasi mahasiswa, lembaga kemanusiaan dan masyarakat luas dapat membantu warga Kirimu dan Kolgir yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran tersebut. (DanTop)
0 Komentar