SENTANI, JAYAPURA | Suaracyclops.com — Aktivitas pelayanan kesehatan di dalam gedung Puskesmas Komba untuk sementara dihentikan menyusul adanya pemalangan fasilitas kesehatan tersebut oleh pihak yang disebut sebagai pemilik hak ulayat, Frengky Sokoy.
Informasi tersebut diperoleh wartawan Suaracyclops.com melalui komunikasi telepon seluler dengan Kepala Puskesmas Komba, dr. Sandi.
Dalam keterangannya, dr. Sandi menjelaskan bahwa meskipun akses dan aktivitas di dalam gedung Puskesmas Komba dihentikan, pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar gedung tetap berjalan.
“Pelayanan luar gedung tetap jalan. Posyandu juga tetap jalan. Hanya pelayanan di dalam gedung yang dihentikan dan tidak boleh ada aktivitas di Puskesmas,” jelasnya.
Ia mengatakan, pihak Puskesmas pada prinsipnya mengikuti proses penyelesaian persoalan tersebut. Puskesmas, kata dia, merupakan pengguna fasilitas sehingga tidak berada pada posisi untuk mengambil keputusan terkait pemalangan tersebut.
“Kami dari Puskesmas sebenarnya hanya mengikuti alurnya bagaimana. Kami hanya menggunakan fasilitas, jadi kami tidak bisa melawan. Tetapi pelayanan tetap kami jalankan, khususnya pelayanan luar gedung,” ujarnya.
Menurut dr. Sandi, persoalan tersebut telah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan untuk ditindaklanjuti. Pihak Puskesmas juga masih menunggu arahan dan penyelesaian dari tingkat pimpinan.
Ia menyampaikan, apabila persoalan tersebut dapat diselesaikan oleh pihak-pihak yang berwenang, diharapkan aktivitas pelayanan kesehatan di dalam gedung Puskesmas Komba dapat kembali berjalan normal.
Sementara itu, pelayanan luar gedung tetap dilakukan sebagai upaya memastikan masyarakat masih dapat memperoleh pelayanan kesehatan selama proses penyelesaian persoalan berlangsung.
Pihak Puskesmas berharap persoalan pemalangan tersebut dapat segera diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi antara pihak-pihak terkait, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu dalam waktu yang berkepanjangan. (DanTop)
0 Komentar