Wawancara Bupati Jayapura..Dr Yunus Wonda, usai kegiatan di Kampung Kendate, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Rabu, 19/8/2026 (Foto; Dani)
KENDATE,JAYAPURA | Suaracyclops.com — Persiapan pelaksanaan Festival Danau Sentani (FDS) di Kabupaten Jayapura hingga kini disebut telah mencapai sekitar 75 persen.
Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda mengatakan, sebagian besar pembangunan fasilitas utama telah selesai. Pemerintah daerah kini fokus melakukan pembenahan terhadap sejumlah kekurangan sebelum pelaksanaan kegiatan.
“Festival Danau Sentani sampai hari ini sudah 75 persen. Tinggal membenahi saja. Bangunan fisiknya sudah selesai, tinggal membenahi yang masih kurang,” ujar Yunus.
Ia menjelaskan, pemerintah sengaja melakukan kegiatan sebelumnya di lokasi festival untuk melihat secara langsung kondisi lapangan dan mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih perlu diperbaiki.
Salah satu persoalan yang ditemukan adalah genangan air di sejumlah titik ketika hujan turun. Pemerintah akan berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan perbaikan agar kondisi tersebut tidak mengganggu pelaksanaan festival.
“Kemarin ketika hujan datang, ada tumpukan air di lapangan. Ini akan kami bicarakan dengan kontraktor supaya diperbaiki kembali,” katanya.
Selain kondisi lapangan, pemerintah juga mengevaluasi persoalan parkir. Yunus mengakui keterbatasan lahan parkir menjadi salah satu catatan penting yang harus segera ditangani.
“Dari sisi parkiran, kemarin hanya untuk upacara saja hampir tidak ada tempat. Kami sudah tahu bagaimana harus mengaturnya sehingga saat pembukaan festival tidak lagi terjadi seperti kemarin,” jelasnya.
Persoalan penerangan juga menjadi perhatian. Menurut Yunus, jumlah lampu di sekitar lokasi masih perlu ditambah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang hadir.
“Penerangan lampu masih kurang, sehingga harus kita tambah lagi,” ujarnya.
Yunus menargetkan seluruh pembenahan dapat diselesaikan sebelum hari pelaksanaan utama sehingga masih tersedia waktu untuk melakukan pengecekan akhir.
Ia menyebut pembukaan rangkaian festival dijadwalkan pada 25 Agustus, yang akan dibuka oleh Gubernur Papua. Sementara agenda pembukaan berikutnya direncanakan pada 3 September dengan kehadiran Wakil Presiden.
“Paling tidak dua sampai tiga hari sebelum hari H semuanya sudah clear, sehingga kita tinggal melakukan pengecekan akhir,” katanya.
0 Komentar